Sambiloto

Sambiloto (Andrographis paniculata Burm. F)

Deskripsi singkat

Sambiloto

Tanaman ini berupa semak dengan tinggi berkisar antara 30 – 90 cm. Warna daun hijau segar, bulat telur dengan ujung runcing, tepian halus tidak bergerigi, serta pangkal daun juga runcing. Pertulangan daun menyirip dengan panjang tangkai hingga 30 cm. Panjang daun ini berkisar antara 5 – 10 cm dengan lebar antara 1,2 – 1,5 cm. Batang pohon berbentuk kayu bulat berwarna putih kehujauan dan sedikit lunak pada bagian ujung batang muda. Bunga pada sambiloto ini majemuk berbentuk seperti tandan, dan sering terdapat pada ketiak daun dan pada ujung batang. Kelopak bunga lanset, terbagi lima dengan pangkal berlekatan. Benang sari berjumlah dua, berbentuk bulat panjang kepala sari berwarna agak keunguan. Kepala putik pendek, berwarna ungu kecoklatan. Mahkota bunga lonjong dengan pangkal berlekatan dan ujungnya terbagi menjadi 4 bagian dalamnya berwarna putih, sedangkan bagian luar berambut an berwarna merah. Buah kotak bulat panjang berbentuk kapsul dengan ujung runcing dan bagian tengah beralur. Biji sambiloto berbentuk bulat kecil berwarna putih kotor, sedangkan jika sudah tua berwarna coklat. Akar tunggang berwarna putih coklat.

 

Klasifikasi

Jenis :Andrographis paniculata (Burm. F.) Wallich ex Nees

Nama umum:Sambiloto

Divisi :Spermatophyta

Sub divisi :Angiospermae

Kelas :Dicotyledoneae

Bangsa :Scrophulariales

Suku :Acanthaceae

Marga :Andrographis

Nama daerah:Sambilata (Melayu); Sambiloto (Jawa Tengah); Ki Oray (Sunda); Pepaitan (Maluku)

 

Kandungan

Sambiloto memiliki kandungan senyawa yang beragam dan banyak seperti zat andrographolide yang merupakan sumber rasa pahit, alkaloid, dan kalium. Kandungan kalium berkhasiat menurunkan tekanan darah.

Khasiat dan kegunaan

Tanaman ini memiliki khasiat dan manfaat untuk mencegah peradangan, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas (antipiretik), obat kencing manis serta dapat digunakan untuk mengobati penyakit tifus dengan cara mengambil 10 – 15 helai daun yang telah direbus dengan air mendidih dan diminum air rebusan tersebut.