Pegagan (Centella asiatica)

Pegagan (Centella asiatica)

 

Klasifikasi

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Apiales
Suku : Apiaceae
Marga : Centella
Jenis : Centella asiatica (L.). Urb.
Nama Daerah: Antanan (sunda), Panegowang (jawa), Pegaga (aceh), Kaki kuda (melayu), Pegago (minangkabau)

 

Deskripsi Singkat

Tanaman ini berupa terna atau herbal tahunan. Habitus tanpa batang namun terdapat rimpang pendek dengan stolon – stolon melata dengan panjang kira – kira 10 – 80 cm. Daun tunggal yang tersusun dalam roset yang terdiri dari dua hingga 10 daun. Warna daun hijau segar. Bentuk daun bulat hampir menyerupai ginjal, dan sedikit membundar dengan diameter 1 – 7 cm. Tangkai daun panjang sekitar 50mm. Pembungaan berupa payung tunggal atau tiga sampai lima bersama –sama keluar dar ketiak daun, gagang pembungaan 5 – 50mm lebih pendek sedikit ketimbang tangkai daun.

 

P1200917

 

Kandungan Kimia

Daun pegagan memiliki beberapa kandungan kimia yang terdiri dari asiaticoside, isonthankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose,carotenoids, garam-garam mineral (kalium, natrium, magnesium, kalsium,besi,vellarine, zat samak). Senyawa kmia seperti glikosida triterpenoida (asiaticoside) mempunyai khasiat anti lepra

 

Khasiat dan Manfaat

Daun pegagan memliki segudang keistimewaan dalam pengobatan. Salah satunya yaitu untuk mengobati penyakit stroke. Pegagan dalam mengobati penyakit ini berperan dalam memperkuat pembuluh darah agar tidak mudah pecah termasuk juga mimisan. Dikombinasi dengan daun dewa sebagai antikoagulasi (mengencerkan darah) dan ditambahkan jahe merah yang bermanfaat untuk memperlebar pembuluh darah kapiler. Sehingga dengan ramuan ini sirkulasi dan peredaran darah menjadi lebih lancar
Selain itu Pegagan bermanfaat untuk menjaga fleksibilitas pembuluh darah sehingga dapat digunakan pada penderita hipertensi. Kasus hipertensi yg bermuara pada pengerasan pembuluh darah maka pegagan harus diberikan dengan jumlah 60% dari total ramuan. Kandungan klorofil yg tinggi pada pegagan menjadikan pegagan ini cukup istimewa dalam mempercepat penyembuhan luka. Sehingga dapat juga direkomendasi untuk wanita pasca operasi cesar, diramu bersama gamat. Gumpalan sel sel darah dapat diatasi dengan tanaman obat yg memiliki farmakologi sebagai antikoagulan, dan tanaman istimewa itu benawa daun dewa dan atau daun miana